Tampilkan postingan dengan label membuat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membuat. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Januari 2014
tips untuk membuat orang terpesona
Cara mudah membuat orang terpesona
Dimana pun Anda berada, apakah di pesta, bertemu dengan pria yang dikenalkan untuk calon pasangan, atau wawancara kerja, menurut para periset, Anda akan sukses hanya dengan:
BICARA TENTANG SESEORANG YANG LAIN
Mengungkapkan yang paling Anda sukai, misalnya sahabat terbaik Anda (sikapnya yang gembira), atau bos Anda (keahliannya dalam efisiensi) membuat orang yang Anda ajak bicara mengaitkan sifat-sifat ini dengan Anda. Menurut sebuah studi dalam Journal Experimental Social Psychology, pemindahan sifat-sifat spontan ini terjadi tanpa kita sadari. Tapi hati-hati: hal ini juga terjadi jika Anda bicara secara negatif tentang seseorang. Misalnya, mengatakan rekan kerja Anda malas, membuat orang berpikir Anda malas.
MENIRU APAYANG MEREKA LAKUKAN
Posisikan tangan Anda atau cara berdiri Anda dengan postur serupa, membuat orang lain berkemungkinan lebih dari 3 kali berpikir baik terhadap Anda ketimbang jika Anda tidak meniru sikap mereka. Meniru secara halus, secara tak sadar mengatakan, ‘Saya menyukaimu’, yang membuat orang tersebut tenang. Efek ini sangat kuat. Dalam sebuah studi Belanda, pramusaji yang disuruh meniru mimik customer mereka, mendapatkan tip yang lebih besar.
GUNAKAN KATA-KATA YANG LEBIH SEDERHANA
Anda kirim surat atau email? Tidak menggunakan perbendaharaan kata yang sulit dan berbunga-bunga akan membuat Anda lebih cerdas pada pembacanya ketimbang Anda melakukannya. Menggunakan font (jenis huruf) sederhana ketimbang yang fancy akan membuat Anda terkesan lebih cerdas lagi. Terlalu banyak kata rumit atau presentasi yang berlebihan akan membuat Anda terkesan tidak percaya diri dan menunjukkan, Anda harus berusaha keras untuk mengesankan, kata para periset Princeton University.
Senin, 09 Desember 2013
10 Pekerjaan yang membuat Stres di Dunia

Ada aspek-aspek tertentu dalam setiap pekerjaan yang memberikan kontribusi atau memperburuk depresi. Orang-orang dengan pekerjaan yang berisiko tinggi mengalami stres dapat mengontrol stresnya jika mereka mau mengurus diri sendiri dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan," ujar Deborah Legge, PhD, seorang konselor kesehatan mental di Buffalo, New York.
Seperti yang dikutip dari Health, berikut 10 pekerjaan dengan tingkat stres tertinggi.
1. Perawat Lansia dan Babysitter
Dilaporkan hampir 11% orang di dua bidang ini mengalami depresi berat dengan proporsi 13% di antara pada para pengangguran dan 7% pada populasi umum. Tiap harinya, kedua pekerjaan ini diharuskan memberi makan, memandikan dan merawat orang yang --kebanyakan-- tidak mampu mengungkapkan rasa terimakasih atau penghargaan karena terlalu sakit atau terlalu muda. "Inilah yang membuat stres, melihat orang-orang sakit dan tidak mendapat dukungan positif," ujar Christopher Willard, psikolog di Tufts University dan penulis buku Childs Mind.
2. Pramusaji
Umumnya, pekerjaan ini mendapatkan upah rendah, melelahkan dan selalu diperintah oleh banyak orang mengenai apa yang harus dilakukan setiap hari. Sebanyak 10% pramusaji mengalami depresi berat dalam setahun terakhir, dan hampi 15% wanita melakukan pekerjaan ini. "Ini merupakan pekerjaan tanpa pamrih. Orang-orang dapat berlaku kasar dan pekerjaan ini membutuhkan banyak tenaga fisik. Ketika orang mengalami depresi akan sulit untuk mendapat energi dan motivasi ketika dibutuhkan," kata Deborah Legge.
3. Pekerja Sosial
Berinteraksi dalam waktu yang lama dengan anak-anak yang dilecehkan atau keluarga bermasalah, tak jarang membuat orang dengan pekerjaan ini depresi. Belum lagi, para pekerja sosial dituntut untuk bekerja selama 24 jam. "Karena pekerja sosial harus bekerja dengan orang yang sangat membutuhkan mereka, sangat sulit untuk tidak mengorbankan banyak hal untuk pekerjaannya ini. Saya melihat banyak pekerja sosial yang mudah tersulut emosinya," ungkap Willard.
4. Pekerja di Bidang Kesehatan
Pekerjaan ini termasuk dokter, perawat, terapis dan profesi lain yang banyak memberi bantuan kepada orang lain namun sering melupakan diri sendiri. Pekerjaan seperti ini memiliki jam kerja yang lama dan tak tentu. Selain itu, pekerjaan ini terbebani dengan kenyataan bahwa keselamatan orang lain ada di tangan mereka.
"Setiap hari mereka melihat banyak orang sakit, trauma, kematian dan berurusan dengan keluarga pasien. Hal ini dapat mempengaruhi pandangan seseorang secara keseluruhan bahwa dunia adalah tempat yang menyedihkan."
5. Seniman, Entertainer dan Penulis
Biasanya pekerjaan ini tidak mendapatkan upah yang teratur, jam kerja tak menentu dan sering terisolasi dari kehidupan sosial. Orang-orang kreatif memiliki tingkat gangguan mood yang tinggi dan sekitar 9% orang dilaporkan mengalami depresi berat.
"Satu hal yang saya lihat banyak dialami pada para entertainer dan seniman adalah gangguan bipolar. Mungkin ada diagnosis gangguan mood yang tidak diobati pada orang yang artistik. Gangguan depresi sering ditemui pada mereka yang tertarik untuk bekerja di bidang seni. Gaya hidup mereka juga memberikan kontribusi untuk itu," kata Legge.
6. Guru
Tuntutan terhadap guru tampaknya terus berkembang. Tak hanya mengajar, mereka juga diharuskan mengoreksi tugas murid setelah pulang kerja. Menurut Willard, pekerjaan ini mendapat banyak tekanan dari berbagai pihak yang berbeda. Misalnya, dari para murid, orang tua murid dan pihak sekolah. Semua memiliki standar yang berbeda.
7. Staf Administrasi
Orang-orang dalam bidang pekerjaan ini berada dalam garis depan, mendapat permintaan dari orang banyak namun mereka berada dalam tingkat terbawah untuk kekuasaan. Banyak staf administrasi yang merasa bahwa pekerjaannya tidak diakui sebagai pekerjaan yang mempermudah hidup orang lain. Hal ini membuat mereka merasa terbebani.
8. Petugas Reparasi
Orang dengan pekerjaan ini baru bekerja ketika ada sesuatu yang rusak atau berjalan tidak benar. Mereka juga harus bekerja dengan jadwal yang tidak menentu dan tak jarang sering mendapat giliran kerja larut malam. Walau pekerjaan mereka cukup membutuhkan banyak energi, upah yang diterima termasuk kecil. "Mereka sering mendapat pekerjaan yang berisiko dan berbahaya," tambah Willard.
9. Penasihat Keuangan
Banyak orang yang tidak suka berurusan dengan tabungan dan keuangan mereka karena membuat stres. Bayangkan jika harus menangani ribuan atau jutaan uang untuk orang lain. Menurut Legge, ada tanggung jawab yang begitu banyak saat mengelola keuangan orang lain. Ketika klien kehilangan uangnya, mereka akan dihujat banyak orang.
10. Staf Penjualan
Banyak orang yang bekerja dalam bidang ini mendapat upah dari berapa banyak penjualan mereka. Artinya, mereka tidak tahu secara pasti berapa banyak uang yang akan mereka dapat pada bulan depan. Tak jarang staf penjualan hidup berjauhan dari keluarga dan teman karena harus banyak menghabiskan waktu di luar rumah atau tinggal kota berbeda.
"Ketidakpastian pendapatan, tekanan luar biasa untuk mendapat hasil, dan waktu yang lama dapat membuat pekerjaan ini berisiko tinggi menyebabkan stres," kata Legge.
sumber
Senin, 18 November 2013
Cara Membuat Chat Facebook Terlihat Lebih Keren
Bagi sobat mungkin sudah asing lagi dengan situs sosial yang bernama facebook yang mana di facebook tersebut kita dapat melakukan chatting dengan teman-teman kita. Akan tetapi kita sering jenuh dengan Chat facebook yang tampilannya dari dulu tetap sama sehinnga kita sering membuat bosan dan jenuh.
Oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba berbagi atau sekedar share ke sobat tentang bagaimana sih cara membuat Chat Facebook terlihat lebih keren.
Caranya amat mudah banget sobat tinggal kunjungi situs smileyti.me atau klik disini»
Maka halaman utama situs tersebut muncul seperti gambar di bawah ini.

Kemudian lakukan seperti contoh gambar di bawah ini
Kemudian kembali ke halaman facebook dan pada saat chatingan dengan teman sobat pastekan code dan kemudian tekan enter.

Maka setelah sobat tekan enter maka hasilnya akan nampak seperti gambar di atas.
Semoga artikel kali ini bermanfat dan dapat menambah pengetahuan sobat dan jangan lupa untuk dishare yach…!!! Agar ilmu kita bermanfaat dan semoga kita mendapatkan pahala atas ilmu yang kta bagikan.
Jumat, 15 November 2013
Cara Membuat Script atau Javascript Melayang

Anda pernahkan melihat suatu Iklan melayang-melayang di blog yang berpartisipasi dalam Bisnis online...? Nah, bagi anda yang mau membuat iklan seperti itu ternyata caranya sangat mudah..
Berikut cara-caranya :
>> Loggin ke Blogger
>> Pilih Rancangan > Elemen Laman > Tambah widget
>> Kemudian Copas Kode di bawah ini :
<style type="text/css">
#gb{
position:fixed;
top:10px;
z-index:+1000;
}
* html #gb{position:relative;}
.gbcontent{
float:right;
border:0px solid #A5BD51;
background: #ffffff ;
padding:10px;
}
</style>
<script type="text/javascript">
function showHideGB()
{ var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;gb.opened ? moveGB(0, 30-w):moveGB(20-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}
function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 10 ?
5:1;
var dir = xf>x0 ? 1:-1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.top = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 10);
}
}
</script>
<div id="gb">
<div class="gbtab" onclick="showHideGB()"> </div>
<div class="gbcontent">
<div style="text-align:center">
<a href="javascript:showHideGB()">
<img src="http://
www.fileden.com/
files/2009/10/12/2599919/
close.gif" />
</a>
</div>
<center>
</center>
<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.center = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script></div></div>
#gb{
position:fixed;
top:10px;
z-index:+1000;
}
* html #gb{position:relative;}
.gbcontent{
float:right;
border:0px solid #A5BD51;
background: #ffffff ;
padding:10px;
}
</style>
<script type="text/javascript">
function showHideGB()
{ var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;gb.opened ? moveGB(0, 30-w):moveGB(20-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}
function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 10 ?
5:1;
var dir = xf>x0 ? 1:-1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.top = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 10);
}
}
</script>
<div id="gb">
<div class="gbtab" onclick="showHideGB()"> </div>
<div class="gbcontent">
<div style="text-align:center">
<a href="javascript:showHideGB()">
<img src="http://
www.fileden.com/
files/2009/10/12/2599919/
close.gif" />
</a>
</div>
<center>
Masukan Kode apapun disini! bisa kode iklan
, kode banner, buku tamu. Terserah anda aja deh.</center>
<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.center = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script></div></div>
CATATAN : - Ubah tulisan yang berwarna merah dengan kode apapun
Nah, selamat mencoba ya..dan selamat berbisnis online..terutama bagi anda yang mengikuti iklan Ppc (pay per click) di internet semoga banyak yang mengklik nya..HEHE....!!!
Selasa, 12 November 2013
Membuat Sliding Vertical Tab Menu With CSS

Cara membuat menu ini sama sekali tidak menggunakan kode javascript, tapi asli merekayasa CSS dan html. Jadi tidak perlu khawatir jika menu ini akan berat untuk dijalankan. Anda boleh coba sendiri betapa ringan aplikasi ini untuk diloading.
Menu yang sedang kita bicarakan adalah seperti menu berikut ini:
Menu Navigation 1
- Link Name 1
- Link Name 2
- Link Name 3
- Link Name 4
- Link Name 5
Menu Navigation 2
- Link Name 1
- Link Name 2
- Link Name 3
- Link Name 4
- Link Name 5
Menu Navigation 3
- Link Name 1
- Link Name 2
- Link Name 3
- Link Name 4
- Link Name 5
Menu Navigation 4
- Link Name 1
- Link Name 2
- Link Name 3
- Link Name 4
- Link Name 5
Menu Navigation 5
- Link Name 1
- Link Name 2
- Link Name 3
- Link Name 4
- Link Name 5
Nah jika tertarik dan ingin membuat menu sliding drop down ini ke blog, caranya sangat mudah.
Pertama Login ke blogger lalu klik >> Tata Letak >> Tambah Gadget >> HTML/JavaScript
. Kemudian kopy paste kode di bawah ini kedalamnya.<style type="text/css">
* {
margin: 0px;
padding: 0px;
}
.Vertical {
font-family: Helvetica, Arial, sans-serif;
line-height: 1.5;
margin:1px auto; /*for display only*/
-webkit-box-shadow: 2px 2px 5px rgba(0,0,0,0.2);
-moz-box-shadow: 2px 2px 5px rgba(0,0,0,0.2);
box-shadow: 2px 2px 5px rgba(0,0,0,0.2);
}
.menu-item {
background: #fff;
width: 300px;
}
/*Menu Header Styles 1*/
.menu-item h4 {
color: #fff;
font-size: 15px;
font-weight: 500;
padding: 7px 12px;
background: #9DB6D7;
}
.menu-item h4 a {
color: white;
display: block;
text-decoration: none;
width: 300px;
}
/*Menu Header Styles 2*/
.menu-item h4 {
border-bottom: 1px solid rgba(0,0,0,0.3);
border-top: 1px solid rgba(255,255,255,0.2);
color: #fff;
font-size: 15px;
font-weight: 500;
padding: 7px 12px;
background: #a90329; /* Old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #a90329 0%, #8f0222 44%, #6d0019 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,#a90329), color-stop(44%,#8f0222), color-stop(100%,#6d0019)); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(top, #a90329 0%,#8f0222 44%,#6d0019 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr=#a90329, endColorstr=#6d0019,GradientType=0 ); /* IE6-9 */
}
.menu-item h4:hover {
background: #cc002c; /* Old browsers */
background: -moz-linear-gradient(top, #cc002c 0%, #6d0019 100%); /* FF3.6+ */
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, color-stop(0%,#cc002c), color-stop(100%,#6d0019)); /* Chrome,Safari4+ */
background: -webkit-linear-gradient(top, #cc002c 0%,#6d0019 100%); /* Chrome10+,Safari5.1+ */
background: -o-linear-gradient(top, #cc002c 0%,#6d0019 100%); /* Opera 11.10+ */
background: -ms-linear-gradient(top, #cc002c 0%,#6d0019 100%); /* IE10+ */
background: linear-gradient(top, #cc002c 0%,#6d0019 100%); /* W3C */
filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr=#cc002c, endColorstr=#6d0019,GradientType=0 ); /* IE6-9 */
}
.alpha p {
font-size: 13px;
padding: 8px 12px;
color: #aaa;
}
/*ul Styles*/
.menu-item ul {
background: #fff;
font-size: 13px;
line-height: 30px;
list-style-type: none;
overflow: hidden;
padding: 0px;
}
.menu-item ul a {
margin-left: 20px;
text-decoration: none;
color: #0A0A0A;
display: block;
width: 250px;
}
/*li Styles*/
.menu-item li {
border-bottom: 1px solid #eee;
-moz-background-clip:border;
-moz-background-inline-policy:continuous;
-moz-background-origin:padding;
background:transparent url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgZl4Bhyphenhyphen6kUH4a_UzNnnJcpi-4cwjjxrhOvvjpFuYjDWDp1k20eDHGMD0pnK0eYHknwXMyGZr2br1lsFEE9cf3EWbqvoOCtgIJsusLsbtGd1Pt3_V8LcIOgMD66EOojx1bMcRhcrKpv7U4/s1600/libg300.png) no-repeat scroll left -1px;
line-height:1.5em;
margin:0;
padding:0 0 0.25em 15px;
text-decoration: none !important;
}
.menu-item li:hover {
background: #eee;
}
/*ul Styles*/
.menu-item ul {
background: #B2D8E0;
font-size: 13px;
line-height: 30px;
height: 0px; /*Collapses the menu*/
list-style-type: none;
overflow: hidden;
padding: 0px;
}
/*ul Styles*/
.menu-item ul {
background: #fff;
font-size: 13px;
line-height: 30px;
height: 0px;
list-style-type: none;
overflow: hidden;
padding: 0px;
/*Animation*/
-webkit-transition: height 1s ease;
-moz-transition: height 1s ease;
-o-transition: height 1s ease;
-ms-transition: height 1s ease;
transition: height 1s ease;
}
.menu-item:hover ul {
height: 115px;
}
</style>
<div class=Vertical>
<div class="menu-item">
<h4><a>Menu Navigation 1</a></h4>
<ul>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 1</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 2</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 3</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 4</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 5</a></li>
</ul>
</div>
<div class="menu-item">
<h4><a>Menu Navigation 2</a></h4>
<ul>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 1</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 2</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 3</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 4</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 5</a></li>
</ul>
</div>
<div class="menu-item">
<h4><a>Menu Navigation 3</a></h4>
<ul>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 1</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 2</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 3</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 4</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 5</a></li>
</ul>
</div>
<div class="menu-item">
<h4><a>Menu Navigation 4</a></h4>
<ul>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 1</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 2</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 3</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 4</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 5</a></li>
</ul>
</div>
<div class="menu-item">
<h4><a>Menu Navigation 5</a></h4>
<ul>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 1</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 2</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 3</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 4</a></li>
<li><a href="URL-HERE" target="_blank">Link Name 5</a></li>
</ul>
</div>
</div>
<div class=clear></div>
Simpan HTML dan lihat hasilnya, oia silahkan sobat merubah sendiri kode CSS maupun HTML diatas sesuai selera.good luck!
Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi anda! ^^
Langganan:
Postingan (Atom)